[vc_row][vc_column][vc_column_text][dt_quote type=”blockquote” font_size=”big” animation=”none” background=”plain”]LATAR BELAKANG[/dt_quote]

Bulan September 1955 perkuliahan Prodi Desain Komunikasi Visual dilaksanakan dengan mahasiswa pertama berjumlah 40 orang yang merupakan cikal bakal berdirinya FISS Universitas Pasundan pada saat ini. Perkuliahan berlangsung di ruang Fakultas Teknik Unpas (pada saat itu masih bertempat di Jl. Lengkong Besar). Sambil menunggu ruang penataan perkantoran Program Studi, kantor Program Studi menempati ruang “Direksi Kit”, bekas kantor pengawas bangunan yang beratapkan asbes bersebelahan dengan ruang Himpunan Mahasiswa Teknik.

Pelaksanaaan proses perkuliahan PS DKV berjalan dengan baik, berbagai kegiatan akademik dan kemahasiswaan dapat dilaksanakan seperti pameran karya DKV, seminar, dan workshop.

Seminar pertama di jurusan DKV diselenggarakan dengan pembicara Prof. Dr. Yusuf Affendi (Dekan FRSD ITB) yang berbuah terjadinya kerja sama antara DKV Unpas dan FRSD-ITB pada saat itu dalam hal sistem penerimaan mahasiswa baru.

Pada awalnya PS Desain Komunikasi Visual Unpas Bernaung di bawah Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan bersama PS Teknik Lingkungan dan PS Planologi. Pada tahun 1996 sebagai konsekuensi peraturan DIKTI melalui Kopertis Wil IV Jawa Barat tentang pengelompokan rumpun keilmuan maka PS DKV harus berpisah dengan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan dengan membuat Fakultas Mandiri yang bernama Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) dengan ketentuan minimal memiliki 2 program studi garapan, untuk syarat kelengkapan fakultas dan berdasarkan studi kelayakan terhadap minat maka dipilih Program Studi Fotografi yang sesuai dengan pedoman SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No.239/U/Kepmendikbud RI/ 1994.

Dalam usaha mendapatkan kualitas pendidikan yang baik maka kerja sama pun dibangun oleh FSRD Unpas dengan melakukan studi banding pada Oktober 1996 ke ISI Yogjakarta khususnya ke Fakultas Seni Media Rekam yang memiliki PS Fotografi. Kerjasama itu dilakukan oleh Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf, Sp., M.Si.( Sebagai Dekan FTSP/ FSRD Unpas) yang tidak lama kemudian diangkat menjadi PR 2 Unpas mendampingi Prof. Ir. H. Iman Sudirman, M.Sc sebagai Rektor pada saat itu dan kedudukan Dekan digantikan oleh Prof. Dr. H. Kalimardin Algamar. M.Sc dibantu oleh PD I Ir. H. Agus Benyamin, PD II Ir. Nana Sutisna Ahyadi, M.Si, PD II Ir. H. Iyan Sofyan, M.Si.

Pada awal semester tahun 1996, mahasiswanya PS Fotografi berjumlah 28 orang. Menempati ruang perkuliahan dan studio kamar gelap di Gedung Fakultas Teknik Jl. Lengkong Tengah bersama PS DKV. Ketua PS Fotografi dijabat oleh : Bpk. H. Komar Hanafie dengan sekretaris Bp. Drs. Henry H. Loupias, keduanya merangkap sebagai ketua dan sekretaris PS DKV, dengan Pembina Leonardi Rustandi, Hon.PAF., Hon.CNPS. tokoh Persatuan Amatir Foto (PAF) Bandung, dan dosen Ahli Kamar Gelap H. Dayat Ratman, B.A..[dt_gap height=”25″ /]

[dt_quote type=”blockquote” font_size=”big” animation=”none” background=”plain”]KAMPUS KE SETIABUDHI[/dt_quote]

Seiring dengan pertumbuhan dan kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Pasundan yang semakin membaik, Universitas Pasundan membangun Kampus Baru ke IV di Jl. Dr. Setiabudhi 193 menempati bangun bekas sekolah pertanian yang direhabilitasi sesuai dengan kebutuahan masing-masing prodi dilingkungan FTSD/FSRD. Pada pertengahan tahun 1997, kegiatan perkuliahan mahasiswa Prodi DKV, Prodi Fotografi, Prodi Teknik Lingkungan dan Prodi Planologi, pindah ke kampus di Jl Dr Setiabudhi 193, Keempat prodi tersebut bernaung di bawah FTSP/ FSRD dengan Dekan Prof. Dr. Ir. H. Kalimardin Algamar (Alm).

Untuk selanjutnya, atas dasar hasil rapat Pimpinan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Pimpinan Universitas diputuskan untuk mendirikan program studi Sastra Inggris (S-1,D-3) dan Seni Musik (D-3).

Pada tahun 1998 dibuatlah surat tugas Rektor Universitas Pasundan kepada Drs. Kunkun Kurniady dan Drs. Ramlan untuk menyusun studi kelayakan pendirian program studi diatas. Pada tahun yang sama, program studi Sastra Inggris (S-1, D-3) dan program studi Seni Musik (D-3) mendapat surat ijin operasional dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Pada saat itu ketua program studi tersebut mulai menerima mahasiswa baru.

Pada Program Studi Seni Musik Drs, Ramlan dibantu oleh pembina ahli yaitu Dr. Harry Roesly (Alm) seorang tokoh musik dari Bandung pendiri DKSB, sedangkan untuk Prodi Sastra Inggris pembentuknya dibina oleh Drs, H. Dudih Zuhud, M.Si. yang saat ini telah menjadi Guru Besar Bahasa Inggris dari Universitas Padjadjaran dan Dr. H. A. Chaedar Alwasilah, M.Pd., (Alm) yang juga sekarang sudah menjadi Guru Besar Bahasa Inggris dari Universitas Pendidikan Indonesia.

Kedua Program Studi baru tersebut PS Seni Musik dan PS Sastra Inggris pada awal berdirinya dibawah pengelolaan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pasundan.

Pemisahan nama Fakultas “FTSP” dan “FSRD” itu menjadi awal meleburnya kembali pengelolaan Fakultas dilingkungan Universitas Pasundan, pada tahun 2002 Universitas Pasundan melakukan penataan Organisasi Fakultas dan Jurusan yang pada akhirnya FTSP termasuk didalamnya PS Teknik Lingkungan dan PS Planologi digabungkan kembali dengan Fakultas Teknik, sedangkan PS DKV dan PS Fotografi digabungkan dengan PS Seni Musik dan PS Sastra Inggris menjadi sebuah Fakultas baru yang bernama Fakultas Ilmu Seni dan Sastra, kedudukan di jl. Dr Setiabudhi no. 193.

Perbaikan dan pengembangan Akademis terus dilakukan dilingkungan FISS Unpas, pada tahun 2007 Program Studi Seni Musik Meningkatkan Stratanya ke jenjang S1, sehingga lengkaplah sudah bahwa FISS Unpas memiliki 4 Program Studi dengan jenjang S1 antara lain: Desain Komunikasi Visual, Fotografi dan Film, Seni Musik, dan Sastra Inggris.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]